//
you're reading...
Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman 1

Semester 2. Karakteristik Tanah.

BAB 1

KARAKTERISTIK TANAH

  1. 1.   Warna Tanah

Warna adalah petunjuk untuk beberapa sifat tanah. Biasanya perbedaan warna permukaan tanah disebabkan oleh

perbedaan kandungan bahan organik. Semakin gelap warna semakin tinggi kandungan bahan organiknya. Warna tanah

dilapisan bawah yang kandungan bahan organik rendah lebih banyak dipengaruhi oleh jumlah kandungan dan bentuk

senyawa besi (Fe). Didaerah yang mempunyai sistem darinase (serapan air) buruk, warna tanahnya abu-abu karena ion

besi yang terdapat didalam tanah berbentuk Fe 2+

  1. 2.   Tekstur Tanah

Komponen mineral dalam tanah terdiri dari campuran partikel-partikel yang secara individu berbeda ukurannya. Menurut ukuran partikelnya, komponen mineral dalam tanah dapat dibedakan menjadi tiga yaitu :

- Pasir, berukuran 50 mikron – 2 mm

- Debu, berukuran 2-50 mikron

- Liat, berukuran dibawah 2 mikron

Tanah bertekstur pasir sangat mudah diolah, tanah jenis ini memiliki aerasi (ketersediaan rongga udara) dan drainase

yang baik, namun memiliki luas permukaan kumulatif yang relatif kecil, sehingga kemampuan menyimpan air sangat

rendah atau tanahnya lebih cepat kering.

Tekstur tanah ditentukan dengan dua cara yaitu perabaan di lapangan dan pengujian di laboratorium

  1. Pengujian di lapangan

Secara kualitatif , tekstur tanah diamati dengan cara diraba dan diremas dalam keadaan lembab atau basah, tetapi pengujian ini memerlukan pengalaman. Kemungkinan kesalahan yang sering dijumpai adalah kandungan air, bahan organik, bentuk partikel, macam mineral lempung, dan dispersi.

  1. Pengujian di laboratorium

Metode yang digunakan adalah metode pipet dan hidrometer. Analisis yang digunakan adalah analisis granuler atau mekanik. Asas yang dipakai adalah  hukum Stoke.

Kesalahan yang sering dijumpai adalah penyiapan tanah dengan cara penggerusan dapat memisahkan partikel mineral, debu semu dan pasir semu akan mempengaruhi pengukuran tekstur, dan kandungan lempung besarnya dapat meragukan.

BAB 2

STRUKTUR TANAH

±  Merupakan gumpalan tanah yang berasal dari partikel-partikel tanah yang saling merekat satu sama lain karena adanya perekat misalnya eksudat akar, hifa jamur, lempung, humus, dll.

±  Ikatan partikel tanah berwujud sebagai agregat tanah yang membentuk dirinya

±  Pengamatan struktur tanah di lapangan (SSS, 1975) terdiri dari :

  1. Pengamatan bentuk dan susunan agregat tanah Þ tipe struktur (lempeng, tiang, gumpal, remah, granuler, butir tunggal, pejal)
  2. Besarnya agregat Þ klas struktur (sangat halus, halus, sedang, kasa, sangat kasar)
  3. Kuat lemahnya bentuk agregat Þ derajad struktur (tidak beragregat, lemah, sedang, kuat)

HORIZON TANAH

Profil Tanah : penampang melintang tanah yang menampakkan lapisan-lapisan tanah (horizon)

Horizon : lapisan tanah yang kurang lebih sejajar dengan permukaan bumi dan mempunyai ciri-ciri tertentu (khas)

Solum (tubuh tanah) : tanah yang berkembang secara genetis; merupakan lapisan tanah mineral dari atas sampai sedikit dibawah batas atas horizon C

Top Soil (Tanah Atasan) : lapisan tanah yang paling atas yang dapat diartikan : (1) horizon Ap; (2) Horizon A1 (3) Horizon A seluruhnya (4) lapisan tanah yang subur karena mengandung banyak bahan organik tanah

Surface soil (tanah permukaan) : lapisan tanah permukaan yang biasanya terpindahkan (moved by) waktu pengolahan tanah (tebalnya 12-20 cm) yang biasanya tererosi

Subsurface horizon (tanah bawah permukaan) : bagian horizon A yang terdapat dibawah surface soil

Subsoil (Tanah bawahan) : horizon B bagi tanah yang sudah terbentuk horizon; sedang bagi tanah yang sedang berkembang berarti lapisan tanah dibawah tanah permukaan dimana terdapat pertumbuhan akar yang normal

Substratum (lapisan bawah tanah) : lapisan dibawah solum, baik horizon C maupun horizon R.

 

  • Syarat profil :     (1) tegak (vertikal)

(2) baru

(3) tidak terkena sinar matahari langsung

(4) tidak tergenang air

(5) mewakili tapak sekeliling

  • Step-step pengamatan profil tanah :
  1. membuat lubang profil (1m x 1m x 1m) atau tebras tebing
  2. Menentukan batas-batas horizon, berdasarkan suara, warna dan kekerasan.
  3. Mengukur batas-batas horizon dalam satuan cm

Batas horizon :

(a)          jelas  tidaknya

t – tegas (abrupt) : tebal batas kurang dari 2,5 cm

j –jelas (clear) : tebal batas 2,5-6,0 cm

a – berangsur (gradual) : tebal 6,0-15 cm

k-kabur (diffuse) : lebih dari 15 cm

(b) Topografi batas :

r- rata (smooth)

0- berombak (wavy)

i- tidak teratur (irregular)

ii- patah (broken)

  1. Mengamati sifat-sifat atau kenampakan tanah
  2. Warna tanah
  3. Tekstur Tanah
  4. Struktur Tanah
  5. Konsistensi
  6. PH tanah
  7. Perakaran
  8. Bahan-bahan kasar dan bentukan istimewa (padas, konkresi)

Klasifikasi Horizon Tanah

  1. Horizon O yaitu lapisan tanah yang didominasi oleh bahan organik
  2. Horizon A berupa horizon mineral yang terbentuk di permukaan atau di bawah horizon O yang menunjukan kehilangan keseluruhan atau sebagian struktur asli batuan.
  3. Horizon E adalah horizon tanah mineral dengan karakteristik khusus telah terjadi kehilangan lempung silikat, besi, aluminium, atau kombinasi dan tinggal akumulasi debu atau pasir.
  4. Horizon B adalah horizon yang terbentuk di bawah horizon A, E, atau O dan didominasi oleh kehilangan sebagian atau keseluruhan struktur asli batuan dan menunjukan satu atau lebih karakteristik
  5. Horizon C yakni lapisan yang tidak termasuk batuan induk yang keras, sedikit dipengaruhi faktor pedogenesis
  6. Lapisan R berua batuan induk yang keras termasuk granit,basal, quarsitik, dan batuan kapur

Dianosis Horizon

v  Epipedon

Yaitu horizon permukaan, tetapi tidak sama horizon A karena lebih tipis dan dapat meliputi horizon B

  1. Antropik
  2. Histik
  3. Melanik
  4. Molik
  5. Umbrik
  6. Okrik
  7. Plagen

v  Horizon Bawah Permukaan

  1. Spodik
  2. oksik
  3. Argilik
  4. Petrokalsik
  5. Kambik
  6. Albik

SUMBER PUSTAKA

http.www.google.com/ karakteristik tanah

Rachman Sutanto. Dasar – Dasar Ilmu Tanah.Kanisius.Yogyakarta

About these ads

About bondaneddyana

Menyukai membuat laporan, presentasi kegiatan atau laporan, penghitungan data - data

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: