//
you're reading...
Teknik Perlindungan Tanaman 1

Semester 2. Karakteristik Morfologi dan Botani Beberapa Jenis Gulma.

Praktikum 1

1.Cyperus rotundus ( Teki )

Klasifikasi

Kingdom           : Plantae

Subkindom     : Tracheobionta

Superdivisi      : Spermatophyta

Divisi                : Magnoliophyta

Kelas                : Liliopsida

Subkelas         : Commelinidae

Ordo                : Cyperales

Family             : Cyperaceae

Genus             : Cyperus

Spesies           : Cyperus rotundus

Deskripsi

Morfologi

Herba menahun, tinggi 0.1 – 0.8 m. Batang tumpul sampai persegi tiga tajam, lunak , membentuk umbi , hijau pucat. Daun berjumlah 4 – 10 helai dan letaknya berjejal pada pangkal batang, dengan pelepah daun yang tertutup tanah, helaian daun bentuk garis, dari atas hijau tua mengkilat, 10 – 60 kali 0.2 – 0.6 cm. Bunga Majemuk, di ujung batang, bentuk bulir, panjang 1-3 cm, lebar 2 mm, benang sari tiga, kepala sari merah, putik panjang ± 1,5 cm, coklat. Buah Bulat telur, panjang ± 1,5 cm, coklat. Akar Serabut, putih kotor. Anak bulir terkumpul menjadi bulir yang pendek dan tipis, dan keseluruhan terkumpul lagi menjadi berbentuk panjang. Daun pembalut berjumlah 3 – 4, tepi kasar, tidak merata. Jari-jari payung 6 – 9, pangkal tertutup oleh daun pelindung yang berbentuk tabung, yang t erpanjang 3 – 10 cm, yang terbesar sekali lagi bercabang. Anak bulir 3 – 10 berkumpul dalam bulir, duduk, berbetnuk garis, sangat gepeng, coklat, panjang 1 – 3 cm, lebar 2 mm, berbunga 10 – 40. sekam dengan punggung hijau dan sisi coklat, panjang kurang lebih 3 mm. Benang sari 3, kepala sari kuning cerah. Tangkai putik bercabang 3. buah memanjang sampai bulat telur terbalik, persegi tiga, coklat, panjang kurang lebih 1.5 mm.

Penyebaran

Penyebarannya  baik di daerah tropis ataupun daerah sub tropis.

Perbanyakan

Berkembang  biak terutama dengan umbinya

Habitat

Dapat tumbuh pada bermacam-macam keadaan tanah dengan ketinggian 1 – 1000 m. Gulma ini termasuk gulma tahunan yang berkembang biak terutama dengan umbinya. Umbi gulma ini dapat tumbuh pada suhu sekitar 13 – 14°C dan  suhu optimum untuk pertumbuhan teki berkisar antara 30 – 35°C

Pemanfaatan

Umbi Cyperus rotundus berkhasiat sebagai obat kejang peait, peluruh air seni dan bahan kosmetika.

Kandungan kimia

Akar Cyperus rotundus mengandung saonin, flavonoida, disamping minyak atsiri.

Pengendalian sistem pergiliran tanaman (rotasi tanaman)

2.Cynodon dactylon ( L ) Pers ( Kakawatan )

Klasifikasi

Kingdom           : Plantae

Subkindom     : Tracheobionta

Superdivisi      : Spermatophyta

Divisi                : Magnoliophyta

Kelas                : Liliopsida

Subkelas         : Commelinidae

Ordo                : Poales

Family             : Poacea

Genus             : Cynodon

Spesies           : Cynodon dactylon

Deskripsi

Morfologi

Rumput menahun dengan tunas menjalar yang keras; tinggi 0.1 – 0.4 m. Batang langsing, sedikit pipih, yang tua dengan rongga kecil. Daun kerapkali jelas 2 baris. Lidah sangat pendek. Helaian daun bentuk garis, tepi kasar, hijau kebiuran, berambut atau gundul, 2.5 – 15 kali 0.2 – 0.7 cm. Bulir 3 – 9, mengumpul, panjang 1.5 – 6 cm. Poros bulir berlunas. Anak bulir berdiri sendiri, berseling kiri kanan lunas, menghadap ke satu sisi, menutup satu dengan yang lain secara genting, duduk, ellips memanjang, panjang kurang lebih 2 mm, kerapkali keungu-unguan. Sekam 1 – 2 yang terbawah tetap tinggal. Jumlah benang sari 3, tangkai putik 2, kepala putik ungu, muncul di tengah-tengah anak bulir. Bunga tegak seperti tandan. Biji membulat telur, kuning sampai kemerahan terna bertahunan yang berstolon, merumput dengan rimpang bawah tanah menenbus tanah sampai kedalaman 1 m atau lebih. Lamina melancip – memita, berlapis lilin putih keabu-abuan tipis dipermukaan bawah, gundul atau berambut pada permukaan atas . pelepah daun panjang halus, bermabut atau gundul. Ligula tampak jelas berupa cincin rambut – rambut putih..

Penyebaran

Rumput muda ini diduga berasal dari Afrika dan Asia Selatan dan Tenggara, tetapi jenis ini telah diintroduksi ke semua daerah tropis dan subtropics dan dijumpai dapat bertahan hidup di Eropa dan ketinggian 4000 m di Himalaya. Jenis ini juga ada di pulau – pulau Pasifik, Atlantik dan Lautan India.

Habitat

Rumput Bermuda tumbuh paling bagus pada suhu diatas 240C dan tahan terhadap kekeringan. Tumbuh paling baik pada tanah yang berdrainase baik tapi toleran terhadap banjir yang berkepanjangan. pH optimal yaitu diatas 5,5. Juga toleran terhadap kesuburan tanah yang rendah tetapi tidak toleran terhadap naungan. Daerah dengan musim kemarau yang tegas, di daerah cerah matahari dengan ketinggian 1 – 1650 m.

Perbanyakan  

umumnya tersebar luas melalui perakaran , namun dari dari biji dapat perbanyakan secara alami

Manfaat  

jerami untuk makanan ternak, untuk mengendalikan erosi dan sebagai rumput tanah. Selain itu untuk ketahanan hama

3.Eleusin indica ( Carulang )

Klasifikasi

Kingdom         : Plantae

Ordo                : Poales

Family             : Poacea

Suku                : Eragrostideae

Genus             : Eleusin

Spesies           : Eleusin indica

Deskripsi

Morfologi

rumput berumur pendek, kerapkali berumpun kuat, kadang-kadang pada buku yang bawah keluar akar.

Batang kerapkali berbentuk cekungan yang terbentang; tinggi 0.1 – 1.9 m. Batang menempel pipih sekali, bergaris, kerap bercabang.

Daun dalam dua baris. Pelepah daun menempel kuat berlunas. Llidah seperti selaput, pendek. Helaian bentuk garis dengan tepi kasar pada ujung, pad pangkalnya ada rambut panjang, 12 – 40 kali 0.41 – 1 cm.

Bulir terkumpul 2 – 12, satu sisi. Poros bulir bersayap dan berlunas, panjang 2.5 – 17 cm. Anak bulir berdiri sendiri, berseling kiri kanan lunas, duduk, rapat menutup secara genting, menempel rapat, panjang 4 – 7 mm. Sekam terekan rapat berlunas, dua yang terbawah tetap tinggal lama. Benang sari 3; kepala sari pendek. Tangkai putik 2; kepala putik sempit, ungu.

Habitat

Di tempat cerah matahari, kerapkali di tanah keras karena terinjak; 1 – 2000 m.

Penyebaran

Daerah Iklim tropis

4.Ageratum conyzoides ( babadotan )

Klasifikasi

Kingdom      :  Plantae

Famili         :  Asteraceae

Genus         :  Ageratum

Spesies      :  Ageratum conyzoides

Deskripsi

Morfologi

Herba satu tahun, tegak atau berbaring dan dar bagian ini keluar akarnya.. Tinggi tanaman kurang lebih 1 – 1.2 m. Batang bulat, berambut jarang. Daun bawah berhadapan dan bertangkai cukup panjang, yang teratas tersebar dan bertangkai pendek. Helaian daun bulat telur, beringgit, panjang 1 – 10 kali 0.5 – 6 cm, kedua sisinya berambut panjang, sisi bawah juga dengan kelenjar yang duduk. Bongkol bunga berkelamin satu macam, 3 atau lebih berkumpul jadi karangan bunga bentuk malai rata yang terminal. Panjang bongkol 6 – 8 mm , pada tangkai berambut. Daun pembalut tersusun dalam 2 – 3 lingkaran, runcing, tidak sama, berambut sangat jarang atau gundul. Dasar bunga bersama tanpa sisik.

Bunga sama panjang dengan pembalut. Mahkota dengan tabung sempit dan pinggiran sempit bentuk lonceng, berlekuk 5, panjang 1 – 1.5 mm.

Buah keras bersegi llima, berwarna putih, dengan panjang 2 – 3.5 mm.

Penyebaran

Berasal dai Amerika tropis, daerah tropis dan dataran hingga ketinggian 1 – 2100 m diatas permukaan laut

Perbanyakan

Melalui biji

5.Oxalis barrelieri ( Calincing )

Klasifikasi

Kingdom         :  Plantae

Divisi               :  Magnoliophyta

Kelas               :  Magnoliopsida

Ordo                :  Oxalidales

Family             :  Oxalidaceae

Genus             :   Oxalis

Spesies           :  Oxalis barrelieri

 

Deskripsi

Morfologi

Tumbuhan yang berdiri tegak dengan  tinggi 20-150 cm; indument terdiri dari keputih-putihan, eseptate rambut, kadang-kadang tapi jarang terlihat pada berakar, petioles, dan lebih rendah dari permukaan Leaflet blades;  pinnately daun 3-foliolate, yang petiole panjang 1,5-3,5 cm, terus menjadi tulang punggung 5-10 mm panjang di bawah terminal leaflet, selebaran yang berbentuk bulat panjang ke blades bujur, hingga 3,5 x 2,5 cm (terminal satu yang terbesar), tumpul atau bulat di puncak;  petals (sampai 9 x 3,5 mm) pink kecuali terhadap kehijau-hijauan atau kekuning-kuningan yang dasar; capsules bujur telur, 5-10 x 2-5 mm, 5-angled, dengan 2-4 biji per locule “(Smith, 1985, pp. 624-625).

Habitat

Di Indonesia,daerah roadsides, daerah pengolahan tanaman

Penyebaran

Hindia Barat dan Tengah dan Amerika Selatan,ke bagian Afrika, Ceylon Malesiatelah di Caroline dan Kepulauan Mariana dan samoa

Perbanyakan

Dengan biji

6.Borreria laevis ( ketumpang )

Klasifikasi

Kingdom       :   Plantae

Ordo              :   Gentianales

Famili            :   Rubiceae

Genus            :  Borreris

Spesies          :  Borreria laevis

Deskripsi

Morfologi

Tumbuhan tahunan,

Batang sering berwarna ungu, tegak atau menggeletak dengan panjang 3 – 10 dm. Daun berwarna ungu , berlawanan berbentuk bulat pangjang yang memanah , bulat panjang yang seperti tombak, panjangnya 1 -7 cm dan lebar 0,4 hingga 3 cm dan memberikan  tekstur seperti kudis, petiole memiliki panjang 2 – 4 mm , stipula 2 – 3 mm. Bunga berjumlah banyak yang terletak secara axilari dan terminal dan panjangnya 2 – 3 mm  Corolla berwarna putih atau sering berwarna pink dengan panjang 2,4 – 2,6 mm. Buah berbentuk ellipsoid dengan panjang 2 – 4 mm. Biji berwarna cokelat gelap dengan panjang 1,5 – 2,5 mm

Habitat

Sepanjang trail, daerah dari ketinggian 1500 m hingga ke atas , toleran terhadap  iklim kering , daerah pemukiman, sepanjang jalan

Perbanyakan

Dengan biji yang tersebar melalui air tebasan alat pertanian , dan pengolahan

Penyebaran

Dari Florida Selatan , Amerika Selatan hingga India bagian barat

Praktikum 2

7.Limnocharis flava ( L ) Buchenaw ( Genjer )

Klasifikasi

Kingdom            :  Plantae

Subkingdom     :  Tracheobionta

Super Divisi      :  Spermatophyta

Divisi                  :  Magnoliophyta

Kelas                   : Liliopsida

Sub Kelas          :  Alismatidae

Ordo                  :  Alismatales

Famili                 :  Limnocharitaceae

Genus                :  Limnocharis

Spesies             :   Limnocharis flava (L.) Buch

Deskripsi

Morfologi

Gulma ini berbentuk segitiga yang memiliki daun dan batang – batang yang berbunga seperti bentuk gurita . inflourence terdiri dari 3 – 15 bunga berwarna kuning  Buah berbentuk bulat dan terdiri dari bagian yang berbentuk cresent yang nantinya pecah dan menyebar ke lokasi bar. Botani  secara spesifik glabrous (kekurangan rambut dan halus), scapigerous (memproduksi gundul berbunga stalks) dan lactiferous (berisi substansi milky). Rhizome pendek dengan panjang dan diameter masing – masing 3 cm.   Daun yang lurus, dan bahan pelapis curvinerved, dan bangkit dalam kelompok di atas air. Petioles yang tebal, segitiga, 90cm panjang dan berisi banyak lacunae (ruang udara). Pelepah daun sempit ke arah atas dan daun blade yang tipis, hijau muda, variabel dalam bentuk (bulat, ovate luas atau berbentuk bulat panjang) dan 6 – panjang 20cm (dan hampir sama dengan lebar). Daun apex umumnya apiculate dengan hydathode kecil di ujung; daun dasar adalah cuneate ke repand-hati; daun margin adalah yg berombak-ombak.  Ada empat sampai enam pasang saraf utama dan satu marjinal (sub paralel yg bertemu di suatu tempat dan menuju apices), banyak urat sekunder (paralel satu sama lain dan hampir tegak lurus ke midrib) dan padat reticulations halus. Bunga-bunga yang pedicelled, actinomorphic, banci dan 2 – 4cm panjang diameternya. Tiga sepals yang gigih, imbricate (tumpang tindih), hijau, tumpul dalam bentuk, 1,5 – 2cm panjang 1 – 1.5cm lebar, dan memperbesar dan memperikuntukan buah. Tiga petals yang kuning pucat dengan dasar gelap, tipis, lambang kedokteran (cenderung melemah awal), imbricate dan luas ovate-bulatan ke dalam bentuk yang bulat dan apex 2 – 3 cm panjang oleh 1 – 2cm lebar

Ada banyak stamens dikelilingi oleh sebuah lingkaran dari staminoides

Habitat

dangkal rawa, kolam dan sawah yang, biasanya tempat  tergenang air tawar

Perbanyakan

Biji

Penyebaran

Asli kisaran  Amerika (Utara Barat Meksiko, Nikaragua, Kosta Rika, Panama, Kuba, Haiti, Republik Dominika, Kepulauan angin, Kolombia, Venezuela, Ekuador, West Indies, Brasil dan Peru). Dikenal memperkenalkan berbagai Asia Tenggara (Malaysia, Indonesia, Thailand Selatan, Myanmar, Sri Lanka, India dan Vietnam), dan Australia (Abhilash, 2004; mengerling dkk. 2001; Waterhouse, 2003).

Kegunaan

Sebagai tanaman hias di beberapa Negara seperti USA, Singapore, Sri Lanka and Indonesia (Abhilash, 2004; Corlett, 1988; van Steenis, 1954; Senartana, 1940). digunakan sebagai sumber makanan

Misalnya, di Jawa tanaman ini banyak terpandang sayur, yang diolah di sawah dan dijual di pasar dengan daun muda, dan bunga berasal kelompok (Abhilash, 2004)

Pengendalian

  1. 1.       Dibakar (atau deep-terkubur) untuk mencegah mereka dari kembali membuat dan tanaman harus (preferably) dihapus sebelum bunga dan rumput sheds bibit nya.
  2. 2.       Penggunaan tanaman sebagai sayuran berdaun banyak, pupuk hijau, obat-obatan, atau dalam aplikasi lain yang harus didokumentasikan sehingga faktor ekonomi sosial dan kontribusi terhadap penyebaran tanaman dapat diatasi (dan berpotensi dikurangi).

8.Marsilea crenata

Klasifikasi

Kingdom            :  Plantae

Subkingdom     :  Tracheobionta

Divisi                  :  Pterydophyta

Kelas                   : Pteriopsida

Ordo                  :  Salviniales

Famili                 :  Marsileaceae

Genus                :  Marsilea

Spesies             :   Marsilea crenata

Deskripsi

Morfologi

Batang berbentuk lunak , berupa stolon berwarna hijau kecokelatan

Daun majemuk, tiap tangkai terdiri dari empat helai daun yang berbentuk lonjong , tepi rata, pangkal runcing, panjang kurang lebih 2 cm, lebar kurang lebih 1 cm dan berwarna hijau

Spora yaitu sporocarpia terletak dekat pangkal tangkai daun, lepas atau berdiri sendiri , kelopak dua dengan panjang 3 hingga 5 cm berbentuk lonjong berwarna hijau ungu

Akar serabut berwarna putih dan kotor

Habitat

Semak , menjalar dengan panjang 25 cm

9.Cyperus iria

Klasifikasi

Kingdom            :  Plantae (Tumbuhan)

Subkingdom     :  Tracheobionta

Super Divisi      :  Spermatophyta

Divisi                  :  Magnoliophyta

Kelas                   : Liliopsida

Sub Kelas          :  Commelinidae

Ordo                  :  Cyperales

Famili                 :  Cyperacea

Genus                :  Cyperus

Spesies             :   Cyperus iria

Deskripsi

Morfologi

Termasuk gulma tahunan. berakar serabut, terdapat beberapa daun , cabang sepatu berduri sekitar 2,5 cm panjangnya, jelaga tegak dengan tinggi 8 hingga 60 cm agak tebal atau menipis. Pelepah daun berwarna kemerahan atau kecokelatan. Benang sari ada tiga dan kepala putik ada tiga. Terdapat corymb sebagai aturan mejemuk dengan panjang 5 hingga 15 cm, lebar 3 hingga 10 cm dengan masing – masing menghasilkan 5 – 10 duri yang berbentuk bulat panjang dengan panjang 1 – 4 cm dan paling sedikit berdaun 2 atau 3

Habitat

Daerah basah, di sawah, rawar –  rawa, hingga permukaan laut dengan kedalaman 300 m

Perbanyakan

Dengan biji

Penyebaran

Afrika Timur dan Asia Pusat melalui India ke Cina dan Jepang , ke arah timur Malesia dan Australia

10.Monochoria vaginalis ( Burn F ) Presl ( Eceng leutik )

Klasifikasi

Kingdom            :  Plantae (Tumbuhan)

Subdivisi            :  Angiospermae

Divisi                  :  Magnoliophyta

Kelas                   : Liliopsida

Ordo                  :  Commelinales

Famili                 :  Pontederiaceae

Genus                :  Monochoria

Spesies             :   Monochoria vaginalis

Deskripsi

Morfologi

Terna, rawa (aquatik), tinggi 10-50 cm, Batang  semu, pendek, merupakan pelekatan pelepah daun, hijau. Daun Tunggal, roset akar, tangkai lunak,bersayap, panjang 10-40 cm, hijau,helaian daun bentuk jantung,ujung runcing, pangkalbertoreh, panjang 5-10 cm, lebar 5-8 cm, pertulanganmelengkung, permukaan licin, hijau mengkilat. Bunga Majemuk, berkelamin ganda, tersusun dalam bulir, tenda ataumalai terlindung dalam ketiak daun pelindung, biasan bunga rnenyerupai mahkota terdiri dari 6 helai lersusun dalam 2 lingkaran, berlekatan di bagian pangkal, wama ungu. Buah Kendaga, membuka dengan 3 katup, bentuk bulat telur, permukaan licin, hijau. Biji Bulat berusuk membujur, keras, coklat kehitaman. Akar Serabul, berwarna putih kehitaman.

Habitat

Pinggir-pinggir sungai, parit atau kolam. Tumbuh pada ketinggian 10 m sampai 1550 m di atas permukaan laut.

Penyebaran

Berbunga pada musim panas dan dapat dipanen sepanjang tahun.

Kegunaan

Sebagai obat Nyeri lambung, anti nyeri, anti asma, penurun panas dan obat sakit perut (stomakikum).

Kandungan kimia

Seluruh bagian tanaman wewehan mengandung saponin dan polifenol.

Bagian yang digunakan untuk obat

Daun, atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

Pengendalian

Sistem pergiliran tanaman

About bondaneddyana

Menyukai membuat laporan, presentasi kegiatan atau laporan, penghitungan data - data

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: