//
you're reading...
Teknik Perlindungan Tanaman 1

Semester 2. Pengaruh Ulat Kubis (Crocidolomia pavonana) terhadap Tingkat Kerusakan dan Produksi Kubis di Pengalengan dan Malino.

Kata Pengantar

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Pertama marilah kita panjatkan syukur kepada Allah SWT karena atas rahmat-Nya kami masih diberi kesehatan sehingga dapat menyelesaikan makalah laporan praktikum mata kuliah Teknik Perlindungan Tanaman 1.

Makalah ini berisi penjelasan tentang penyelesaian masalah yang berkaitan dengan serangga Crocidolomia pavonana. Masalah tentang  perbedaan tingkat kerusakan dan produksi tanaman kubis berdaya hasil tinggi yang ditanam di Pengalengan JABAR dan Malino SULSEL. Secara garis besar kami menganalisa terjadinya perbedaan tingkat kerusakan dan produksi tanaman kubis disebabkan oleh perbedaan karakterisktik lingkungan baik secara biotik atau abiotik dan penerapan teknologi pengendalian yang dilakukan didua tempat tersebut.

Demikian hal ini kami sampaikan, semoga makalah ini dapat bermanfaat dan apabila terdapat kesalahan, kami mohon maaf. Terima kasih

Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Daftar Isi

 

Bab 1.     Tabel Fakta, Ide, Learning issue,Activity……………………………….4

Bab 2.     Permasalahan dan Pembahasan tentang Crocidolomia pavonana………5

2.1    Permasalahan yang berkaitan dengan Crocidolomia pavonana

2.2    Pembahasan tentang Crocidolomia pavonana terhadap produksi kubis

2.2.1        Pengaruh Faktor abiotik dan Faktor biotik …………………….6

2.2.2        Gambar siklus hidup Crocidolomia pavonana…………..7

Bab 3.     Kesimpulan………………………………………………………………………………….9

Bab 4.     Daftar Pustaka…………………………………………………………………………….10

 

Bab 1.   

 Tabel Fakta, Ide, Learning issue,Activity

 

Fakta

Ide

Learning issue

Activity

  1. varietas kubis berdaya hasil tinggi
  2. penanaman varietas kubis di Pengalengan Jawa Barat
  3. penanaman varietas kubis di Malino Sulawesi Selatan
  4. adanya serangga Crocidolomia pavonana pada kubis di Pengalengan dan Malino
  5. perbedaan tingkat kerusakan dan produksi kubis di Pengalengan dan Malino
Perbedaan karakteristik lingkungan yaitu

  1. faktor abiotik seperti suhu, kelembapan, ketinggian tempat, dan intensitas cahaya
  2. faktor biotik yaitu predator, serangga kompetitor, dan parasitoid
  3. penerapan teknik pengendalian
    1. apa karakteristik tanaman kubis
    2. bagaimana ciri khas dari Crocidolomia pavonana
    3. pengaruh suhu lingkungan terhadap daur hidup Crocidolomia pavonana
    4. bagaimana proses pengendalian Crocidolomia pavonana
 
  1. penelusuran informasi Crocidolomia pavonana melalui internet
  2. penggunaan buku sumber yaitu Pracaya.2007. Hama & Penyakit Tanaman. Edisi Revisi. Penebar Swadaya. Jakarta

 

 

 

 

Bab 2. 

  Permasalahan dan Pembahasan tentang Crocidolomia pavonana 

2.1 Permasalahan yang berkaitan dengan Crocidolomia pavonana

Introduksi varietas kubis baru dengan daya hasil tinggi yang ditanaman di Pengalengan JABAR dan Malino SULSEL. Ternyata pada kubis yang ditanam di Malino ditemukan serangga Crocidolomia pavonana dengan populasi tinggi, kerusakan tinggi dan produksi rendah, sedangkan pada kubis yang ditanam di Pengalengan hanya ditemukan sedikit serangga tersebut, populasi rendah dan kerusakan tidak berarti.Pembahasan tentang Crocidolomia pavonana

2.2 Pembahasan tentang Crocidolomia pavonana terhadap produksi kubis

Untuk menganalisa terjadinya perbedaan tingkat kerusakan dan produksi tanaman kubis berdaya hasil tinggi akibat Crocidolomia pavonana di Pengalengan dan Malino. Kita perlu membahas tentang karakteristik hama dan tanaman  tersebut.

 Klasifikasi Crocidolomia pavonana

Divisi : ARTHROPODA

Kelas  : HEXAPODA

Ordo   : Lepidoptera

Family: Pyralidae

Genus : Crocidolomia

Speies : Crocidolomia pavonana       

Hama ini menyerang tanaman keluarga Brassicaceae (Cruciferae) seperti kol, sawi, lobak, dan radish yaitu pada bagian dalam yang terlindungi daun hingga mencapai titik tumbuh. Tanaman akan mati jika serangan tersebut ditambah dengan penyakit  karena bagian dalamnya menjadi busuk meski dari luar terlihat masih baik.

Ciri morfologi

Ulat berwarna hijau dengan panjang 18 mm, ada garis hijau muda pada bagian punggung. Warna hijau lebih tua pada sisi kiri dan kanan punggung, rambut dari kitin berwarna hitam tapi ada juga rambutnya berwarna hijau . Sisi perutnya berwarna kuning.

Daur hidup

Hama ini tergolong binatang malam sehingga tidak menyukai datangnya cahaya dan bertelur di balik daun dalam kelompok yang terdiri 30 – 80 butir. Luas tiap kelompok kira-kira 3mm x 5mm. Ngengat betina dapat hidup sampai 24 hari dan dapat menghasilkan telur dengan sampai 18 kelompok sehingga total telur ngengat ini1460 butir selama hidupnya. Biasanya setelah menetas, ulat segera memakan daun terutama daun bagian dalam yang tertutup oleh daun luar. Hal ini karena ulat ini takut akan cahaya matahari. Pada tanaman kubis, bila terdapat hama ini masih mungkin untuk hidup asalkan ulatnya dibinasakan sebelum mencapai titik tumbuh. Sedangkan untuk sawit akan langsung mati karena ulat ini berkepompong di dalam tanah dengan kokon yang diselimuti dengan butir tanah sehingga sulit diantisipasi.

Proses pengendalian

  • Musuh alami
  1. Lalat sturmiopsis inferens Townsend, famili Tachinidae, Ordo Diptera
  2. Tiga jenis tabuhan dari famili Ichneumonidae, ordo Hymenoptera yaitu Inareolata, Atrometus, dan Mesochorus
  3. c.       Chelonus sp. dan Trichograma sp.

Karakteristik Kubis

Kubis atau kol (Brassica oleracea) identik sebagai tanaman sayuran yang dibudidayakan di dataran tinggi yang berhawa sejuk.

  1. Kubis dapat tumbuh optimal pada ketinggian 200 – 2000 m dpl. Untuk varietas dataran tinggi dapat tumbuh baik pada ketinggian 1000 – 2000 m dpl.
  2. Suhu optimum pertumbuhan kubis adalah 15 – 20 ºC dengan kelembaban 60 – 90%.
  3. Kondisi fisik tanah yang sesuai adalah bertekstur liat berpasir, berstruktur remah (gembur), subur dan banyak mengandung bahan organik

Dari dua karakteristik di atas, kami mengambil analisa pertumbuhan Crocidolomia pavonana terhadap kubis di Pengalengan kecil karena faktor biotik dan abiotik saling mendukung. Dari faktor biotik seperti intensitas cahaya yang lebih tinggi dari wilayah Malino karena hama ini memiliki sifat takut cahaya yang memiliki sifat kemungkinan mematikan bagi daur hidupnya, pengaruh suhu berkaitan dengan intensitas cahaya dimana hama ini merupakan mahkluk malam sehingga temperatur suhu harus rendah, dilihat dari masalah bahwa kerusakan yang ditimbulkan pada tanaman kubis di Pengalengan tidak berarti mungkin dibawah suhu optimum kubis  15 – 20 ºC adalah suhu yang merusak daur ulat ini. Populasi hama ini secara langsung terpengaruhi oleh lingkungan dengan suhu penghambat tersebut sehingga populasi yang ada tidak memberikan kerusakan sesuai dengan pernyataan masalah di atas.

Dari faktor abiotik, seperti jenis tanah bertekstur liat berpasir, berstruktur remah (gembur), subur dan banyak mengandung bahan organik adalah syarat tanaman kubis. Crocidolomia pavonana juga berkepompong di dalam tanah dengan kokoh yang diselimuti butiran tanah. Populasi yang tinggi berarti tingkat butiran tanah  untuk proses kepompong lebih seimbang di Malino dibandngkan di Pengalengan.

Dari aspek pengendalian adalah pemyemprotan Ambush atau Phosdrin.

 

Bab 3.

Kesimpulan

Kesimpulannya adalah tingkat perbedaan lingkungan abiotik dan biotik , aspek teknologi pengendalian hama tersebut mempengaruhi terhadap besar dan kecilnya populasi yang ada dimana akan menentukan tingkat produksi tanaman kubis . Terutama hama yang memiliki karakteristik hidup dengan biotik tertentu seperti suhu yang tinggi atau rendah yang mendukung proses daur hidup hama tersebut.

 

Daftar Pustaka

Pracaya.2007. Hama & Penyakit Tanaman. Edisi Revisi. Penebar Swadaya. Jakarta

http.www.google.com / Crocidolonia pavonana

About bondaneddyana

Menyukai membuat laporan, presentasi kegiatan atau laporan, penghitungan data - data

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: