//
you're reading...
Pemasaran Agribisnis

Semester 3. Definisi Pemasaran.

  1. AMA (American Marketing Association )
    1. Tahun 2004 , Pemasaran adalah satu fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan, mengomunikasikan, dan menyerahkan nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan para pemilik sahamnya.
    2. Tahun 2007 , “Marketing is the activity, set of institutions, and processes for creating, communicating, delivering, and exchanging offerings that have value for customers, clients, partners, and society at large.” (www.marketingpower.com). Artinya dalam hal ini bahwa pemasaran menjadi aktivitas , tidak hanya sebagai fungsi ,proses untuk menciptakan,mengkomunikasikan,tetapi juga sebagai pertukaran. Target yang ingin dicapai dari pemasaran tidak hanya pelanggan, klien atau partner , namun juga masyarakat luas.
  2. Kotler dan Keller ( 2006 ) 2008a: 6
    1. Manajemen pemasaran sebagai seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan mendapatkan, menjaga, dan menumbuhkan pelanggan dengan menciptakan, menyerahkan dan mengomunikasikan nilai pelanggan yang unggul.
    2. Pemasaran memiliki definisi sosial dan definisi manajerial. Definisi sosial menunjukkan peran yang dimainkan pemasaran dalam masyarakat. Definisi sosial mengungkapkan bahwa pemasaran adalah suatu proses sosial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Sedangkan menurut definisi manajerial, pemasaran sering digambarkan sebagai “seni menjual produk.” (Kotler & Keller, [2006] 2008a: 6-7)
  3. Peter Drucker, seorang ahli teori manajemen terkemuka, mengatakan sebagai berikut: Orang dapat mengasumsikan akan selalu ada kebutuhan penjualan. Akan tetapi, tujuan pemasaran bukan untuk memperluas penjualan hingga ke mana-mana. Tujuan pemasaran adalah mengetahui dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk atau jasa itu cocok dengan pelanggan dan selanjutnya menjual dirinya sendiri. Idealnya, pemasaran hendaknya menghasilkan seorang pelanggan yang siap untuk membeli. Semua yang dibutuhkan sealnjutnya adalah menyediakan produk atau jasa itu.
  4. Pemasaran adalah suatu proses kegiatan yang dipengaruhi oleh berbagai factor seperti faktor sosial, budaya, politik, ekonomi, dan manajeril. Akibat dan pengaruh berbagai factor tersebut adalah masing-masing individu maupun kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan dengan menciptakan, menawarkan, dan menukarkan produk yang memiliki nilai komoditas (Rangkut;2002:48).
  5. Basu swasta ( 1984, hal. 6 ) konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan. Konsep pemasaran bertujuan untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen atau berorientasi pada konsumen ( consumer oriented ).
    1. Basu Swasta dan T. Hani handoko ( 1982; 5 ) tiga unsur pokok dalam konsep pemasaran, adalah :

i.      Orientasi pada konsumen. Perusahaan yang ingin melaksanakan konsep orientasi konsumen harus :

  1. Menentukan kebutuhan pokok pembeli yang akan dilayani dan dipenuhi.
  2. Memilih sekelompok tertentu sebagai sasaran penjualan, karena perusahaan tidak mungkin dapat memenuhi semua kebutuhan pokok konsumen.
  3. Menentukan produk dan program pemasarannya sesuai dengan kelompok pembeli yang dipilih sebagai sasaran bagi perusahaan.
  4. Mengadakan penelitian pada konsumen untuk mengukur, menilai dan menafsirkan keinginan, sikap, serta perilaku mereka.
  5. Menentukan strategi yang paling baik, apakah menitikberatkan pada mutu yang tinggi, harga yang murah atau model yang menarik.

ii.      Penyusunan kegiatan pemasaran secara Intergral ( Intergral Marketing ). Pengintegrasian kegiatan pemasaran berati bahwa setiap orang dan setiap bagian dalam perusahaan turut berkecimpung dalam usaha yang terkoordinir untuk memberikan kepuasan kepada konsumen, sehingga tujuan perusahaan dapat direalisir.

iii.      Kepuasan konsumen ( Consumer Satisfaction ) Faktor yang menentukan perusahaan dalam jangka panjang akan mendapatkan laba. Ini berarti bahwa perusahaan harus berusaha memaksimalkan kepuasan konsumen, sehingga perusahaan memperoleh keuntungan yang optimal. Perkembangan masyarakat dan teknologi telah menyebabkan perkembangan konsep pemasaran. Perusahaan tidak lagi berorientasi kepada konsumen saja, tetapi juga harus berorientasi kepada masyarakat.

 Daftar Pustaka

www. Google. com / Definisi Pemasaran

www.marketingpower.com

www.virtual.co.id

Kotler, Philip dan  Kevin Lane Keller. 2008. Manajemen Pemasaran. New Jersey: Prentice Hall.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About bondaneddyana

Menyukai membuat laporan, presentasi kegiatan atau laporan, penghitungan data - data

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: